HOME
Home » Opini » Mewaspadai Varian Omicron Dengan Mental Yang Sehat

Mewaspadai Varian Omicron Dengan Mental Yang Sehat

Posted at December 9th, 2021 | Categorised in Opini

Indonesia adalah negara dengan kasus covid tertinggi di dunia. jutaan jiwa melayang akibat covid-19 baik yang terkonfirmasi maupun tidak terkonfirmasi. Beberapa bulan terakhir, Indonesia bisa menghela nafas karena drastisnya penurunan kasus covid-19. Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono dalam Konferensi Pers PPKM pada Senin (6/9).

“Kita sudah melewati masa puncak kasus konfirmasi, kasus perawatan di rumah sakit dan kasus kematian di rumah sakit saat eskalasi beberapa waktu yang lalu,” katanya.

Meskipun demikian masyarakat tetap tidak boleh lengah untuk tetap melakukan protokal kesehatan. Beberapa upaya yang telah disampaikan pada berbagai media untuk menjaga kewaspadaan bisa dilakukan dengan menjaga kesehatan diri dengan berolahraga, konsisten mengkonsumsi makanan yang bergizi, istirahat yang cukup dan  tetap berpikir positif. Mengingat saat ini ada  varian virus baru yang kembali menguji yaitu omicron.

Varian Omicron sendiri merupakan varian baru akibat mutasinya covid-19 lebih dikenal sebagai varian B.1.1.529. Varian ini pertama kali dilaporkan di Afrika Selatan pada 24 November 2021 dan kini Organisasi Kesehatan Dunia sudah mengklasifikasi Omicron sebagai Varian of Concern (Variant Of Concern) yang perlu diwaspadai.

Meskipun demikian Belum ada bukti varian ini dapat menular lebih cepat atau lebih parah dibandingkan varian lain. Varian omicron dapat meningkatkan resiko infeksi ulang covid-19 dibandingan VOC lainnya.

Kewaspadaan dan pikiran positif menjadi tameng ampuh dalam menghadapi varian omicron. Jika perasaan cemas dan takut ada dalam diri seseorang maka akan memudahkan dalam melemahkan imun dan ketidak sehatan mental seseorang. Hal ini mengingatkan pada kasus terbaru yang sempat viral di media sosial yaitu bunuh dirinya seorsang mahasiswa cantik sebutlah WD akibat stress yang dialaminya.

Rasulullah SAW bersabda: ”Tidak ada salahnya seseorang memiliki kekayaan asalkan dia tetap bertakwa. Akan tetapi, bagi orang yang bertakwa, kesehatan lebih baik daripada kekayaan. Selain itu, hati yang bahagia (thibin nafs) adalah bagian dari (kenikmatan) surga).”

Satu hal penting bahwa kesehatan mental seseorang perlu dijaga dari hal negatif yang tidak diinginkan. Karena hal negatif yang tidak diinginkan dapat dilakukan baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Seperti kedatangan varian omicron yang menjadi perhatian pemerintah apakah kemudian pemerintah telah menyiapkan amunisi untuk kesehatan mental masyarakatnya?.

Sejatinya, setiap pribadi memiliki tanggung jawab atas kesehatan mental dalam dirinya. Pemerintah harus memberi bantuan sepenuhnya terhadap penjagaan dan peningkatan kesehatan mental masyarakat. Hal ini ditujukan agar masyarakat siap menghadapi varian omicron dengan perasaan tenang dan masyarakat siap menjalankan kebijakan baru yang akan diambil oleh pemerintah. Seperti yang diketahui, pemberlakuan ppkm sebagai cara menghadapi pelonjakan kasus covid beberapa waktu lalu memberikan dampak besar terhadap kesehatan mental masyarakat terlebih mengenai percukupan kebutuhan harian masyarakat.

(Dwi Nur Aini Dahlan. Dosen UINSI Samarinda)

No comment for Mewaspadai Varian Omicron Dengan Mental Yang Sehat

Leave a Reply

Your email address will not be published.